Minggu, 08 Desember 2019

Universitas Putra Indonesia (UNPI)




Universitas Swasta Berkualitas di Cianjur ? 
UNPI Jawabannya...

Dibanding dengan kota lain di Jawa Barat, Cianjur mungkin hanyalah kota kecil. Tetapi dibanding dengan dulu, Cianjur saat ini sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat, bisa dilihat dari segi infrastruktur, dari segi perekonomian, dan yang paling penting adalah dari segi pendidikan, karena kemajuan suatu daerah hanya dapat dilakukan oleh masyarakat nya sendiri. Jika SDM nya baik, tentu daerah tersebut dapat berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman. Untuk menciptakan SDM yang baik dan berkualitas, tentu dibutuhkan pula kualitas pendidikan yang baik, bukan hanya pendidikan di jenjang SD, SMP, SMA/SMK tetapi pendidikan di tingkat tinggi, yakni universitas. Nah, dalam artikel kali ini, saya akan membahas tentang UNPI, yakni salah satu universitas swasta yang ada di Cianjur, selamat membaca.
Universitas Putra Indonesia, atau lebih dikenal dengan singkatan (UNPI), adalah salah satu Universitas yang ada di Cianjur, yang menjadi salah satu pelopor dari berkembang nya kualitas pendidikan di Cianjur.
Pada awalnya UNPI ini didirikan atas dasar dari keinginan luhur Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH. Beliau sangat ingin memajukan pendidikan di Cianjur, sebagai kota kelahirannya. Maka dengan segala keterbatasandibangunlah sebuah gedung kecil pada tahun 1987 yang awalnya berupa tempat kursus yang hanya mampu menampung beberapa orang saja. Karena memang pada saat itu, harus berbadan hukum maka diberilah nama Yayasan Pendidikan Putra Indonesia.
Pada masa awal pendirian Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH. mengalami banyak kesulitan, diantaranya yaitu soal pendanaan untuk mengembangkan sekolah. Hingga pada saat itu beliau harus menyisihkan sedikit demi sedikit sisa uang belanja hariannya untuk ditabung. Dan Apabila cukup untuk menambah gedung, gedung pun beliau tambah. Jika hanya cukup untuk membeli peralatan sekolah, peralatan sekolah pun dibeli. Bila belum mencukupi, pembelian dan perluasan gedung ditunda. Tetapi karena baik dan tulus dari beliau, banyak pihak yang membantu. Banyak tenaga pengajar yang sukarela ingin ikut membangun YPPI. Bahkan tidak jarang mereka rela hanya diberi uang lelah seadanya.
Alhamdulillah, YPPI terus tumbuh. Mahasiswanya bertambah banyak, dan terus dibuka fakultas baru. Sampai akhirnya, YPPI memenuhi syarat untuk berdiri sebagai Universitas. Berikutnya pada tanggal 26 September 2001 YPPI berganti nama menjadi UNPI. Hingga akhirnya setelah Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH.memiliki rejeki yang cukup, dana tersebut digunakan untuk membeli tanah baru dan mendirikan gedung baru. Hal tersebut ia lakukan agar UNPI Cianjur menjadi tempat belajar yang nyaman dan modern bagi mahasiswa dan mahasiswinya.
Dengan mengucap syukur atas karunia Nya, juga dengan memanjatkan do'a kepada Allah SWT, Prof. Dr. Hj. Yuyun Moeslim Taher, SH.mengharapkan agar Universitas Putra Indonesia Cianjur (UNPI) Cianjur bisa terus tumbuh dan berkembang, hingga menjadi bagian penting bagi pertumbuhan pendidikan di Kota Cianjur sendiri, dan Jawa Barat pada umumnya.


Visi dan Misi Universitas UNPI
VISI
Menjadi lembaga pendidikan yang mempunyai komitmen terhadap kebenaran dan keunggulan di dalam penguasaan, pengembangan, ketelitian ilmu pengetahuan serta menghasilkan lulusan yang beriman, cerdas dan berbudaya.
MISI
Menyiapkan Sumber Daya Manusia menjadi pribadi yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan atau memperkaya khasanah ilmu.
Menjadi salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kepentingan bangsa dan negara secara lokal maupun nasional.
Fakultas yang Dimiliki UNPI
UNPI Sendiri Memiliki 4 Fakultas Yang Di Kelolanya, Yaitu :
1.      FAKULTAS EKONOMI
Program Studi Akuntansi ( S1 )
Program Studi Manajemen ( S1 )
TUJUAN
A.    Manajemen
Menyiapkan Sarjana dalam bidang manajemen yang mampu :
·         Mengelola perusahaan dalam proses produksi, pemasaran dan sumber daya manusia.
·         Menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di perusahaan.
B.     Akuntansi
Menyiapkan tenaga profesional jenjang S1 yang mampu :
·         Menerapkan Ilmu Akuntansi dengan tangguh dalam pemeriksaan keuangan.
·         Merancang Sistem Akuntansi
SISTEM PENDIDIKAN
Sistem pendidikan menggunakan sistem SKS dengan rentang studi 8 - 14 semester (S1)
2.      FAKULTAS SASTRA
Program Studi Bahasa Inggris ( S1 )
TUJUAN
A.    Sastra Inggris
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Sastra Inggris yang mampu :
·        Mengembangkan lembaga kerja yang menggunakan komunikasi dalam Bahasa Inggris
·         Memahami Ilmu Pengetahuan dalam Bahasa Inggris
SISTEM PENDIDIKAN
Sistem pendidikan menggunakan sistem SKS dengan rentang studi 8 - 14 semester (S1)
3.      FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI
Program Studi Ilmu Komunikasi ( S1 )
TUJUAN
A.    Jurnalistik
·  Menyiapkan sarjana yang mampu dalam mencari, mengolah, menulis dan menyampaikan berita/artikel,tajuk rencana, laporan mendalam secara efektif melalui media massa yang sesuai dengan kode etik jurnalistik.
·    Menyiapkan sarjana yang paham akan hukum yang mengatur media massa.
·   Peka akan aspek-aspek kehidupan dan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat.
·     Menyiapkan sarjana yang mampu mengelola dan mengembangkan usaha penerbitan media cetak dan atau elektronik.
·      Menyiapkan sarjana yang mampu meneliti di bidang media massa.
B.     Hubungan Masyarakat (Humas)
·      Menyiapkan sarjana yang tahu dan paham tentang berbagai kegiatan lembaga eksternal dan internal
·  Membentuk mahasiswa yang mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan di bidang teknis 
·   Kemampuan menggunakan teknik komunikasi lisan maupun tulisan, gambar dalam situasi perorangan, kelompok dan massa.
·     Kemampuan dan keterampilan di bidang kehumasan dan menciptakan kerja sama untuk kepentingan kehumasan bersama.
SISTEM PENDIDIKAN
Sistem pendidikan menggunakan SKS dengan rentang studi 8 - 14 semester (S1)
4.      FAKULTAS TEKNIK
Program Studi Tekhnik Informatika ( S1 )
Program Studi  Manajemen Informatika ( D3 )
TUJUAN
A.    Teknik Informatika
Menyiapkan Sarjana dalam bidang Teknik Informatika yang mampu :
·         Menguasai teknik dan metode untuk menyelesaikan masalah dengan komputer.
·         Berperan sebagai pendorong / pembuat perangkat lunak komputer.
B.     Manajemen Informatika
·         Menyiapkan tenaga profesional dalam bidang komputer tingkat ahli media.
SISTEM PENDIDIKAN
Sistem pendidikan menggunakan sistem SKS dengan rentang studi :
8 - 14 semester (S1)
6 - 10 semester (D3)
Selain itu, Universitas Putra Indonesia Cianjur (UNPI) ini tidak hanya mengadakan kelas regular pagi saja, tetapi juga ad akelas regular sore, yang dimanfaatkan oleh mahasiswa-mahasiswa yang sudah bekerja untuk menganyam kembali bangku kuliah. Jadi tunggu apalagi ayoo daftar ke UNPI, karena tidak ada kata Terlambat untuk mencari ilmu yaaa…


Minggu, 16 Maret 2014

Biografi Tokoh Sunda




Haji Koko Koswara, nénéhna Mang Koko, lahir di Kacamatan Indihiang, Tasikmalaya, 10 April 1917. Ramana Ibrahim alias Sumarta, anu aya teureuh ti Sultan Banten (Sultan Hasanuddin). Anjeunna kagungan putra 8, diantawisna Tatang Benyamin Koswara (ayeuna pupuhu Yayasan Cangkurileung) sareng Ida Rosida (salah sawios panembang kahot sareng kungsi maén sinetron "Inohong di Bojongrangkong"). Atikan anjeunna dikawitan ti HIS (1932), MULO Pasundan (1935). Mang Koko kalebet anu ta'at sareng patuh kana agamana(Islam).
Padamelanna dikawitan ti taun 1937, mangsa bangsa urang nyanghareupan révolusi. Saterusna patutur-tutur didamel di: Balé Pamulang Pasundan, Paguyuban Pasundan, De Javasche Bank; Harian Cahaya (Cahaya Simbun), Harian Suara Merdeka, Jawatan Penerangan Propinsi Jabar, guru anu saterasna janten Direktur Konservatori Karawitan Bandung (1961-1973); Dosen Luar Biasa di ASTI (Akademi Seni Tari Indonesia), Bandung, dugi ka pupusna ping 4 Oktober 1985.

-  Bakat seni sareng karya-karyana.

  1. Bakat senina ngocor ti ramana anu kacatet salaku juru mamaos Ciawian jeung Cianjuran. Saterasna anjeunna diajar ku nyalira ti seniman-seniman ahli karawitan Sunda anu parantos moyan, ogé neuleuman hasil karya widang karawitan ti Raden Machjar Angga Koesoemadinata (musikolog).
  2. Anjeunna oge kacatet salaku anu ngadegkeun rupa-rupa pakumpulan kasenian, diantarana: Jenaka Sunda "Kaca Indihiang" (1946), "Taman Murangkalih" (1948), "Taman Cangkurileung" (1950), "Taman Setiaputra" (1950), "Kliningan Ganda Mekar" (1950), "Gamelan Mundinglaya" (1951), jeung "Taman Bincarung" (1958). 
  3. Oge anjeunna anu ngadegkeun sakaligus jadi pupuhu munggaran ti "Yayasan Cangkurileung" puseur, anu cabang-cabangna sumebar di lingkungan sakola-sakola sakuliah Jawa Kulon. Anjeunna ogé anu ngadegkeun tur pupuhu Yayasan Badan Penyelenggara "Akademi Seni Karawitan Indonesia" (ASKI), Bandung (1971). Kungsi anjeunna medalkeun majalah kasenian "Swara Cangkurileung" (1970-1983). 
  4. Karya cipta kawih-kawihna dikempelkeun dina buku-buku, boh anu kungsi dipedalkeun atawa anu masih mangrupa naskah-naskah, diantarana: "Resep Mamaos" (Ganaco, 1948), "Cangkurileung" (3 jilid/MB, 1952), "Ganda Mekar" (Taraté, 1970), "Bincarung" (Taraté, 1970), "Pangajaran Kacapi" (Balébat, 1973), "Seni Swara Sunda/Pupuh 17" (Mitra Buana, 1984), "Sekar Mayang" (Mitra Buana, 1984), "Layeutan Swara" (YCP, 1984), "Bentang Sulintang/Lagu-lagu Perjuangan"; jrrd. 
  5. Karya-karyana sanés ukur dina widang kawih, nanging ogé dina widang seni drama sareng gending karesmen. Dina lebah dieu kacatet, salah sawiosna nyaeta: "Gondang Pangwangunan", "Bapa Satar", "Aduh Asih", "Samudra", "Gondang Samagaha", "Berekat Katitih Mahal", "Sekar Catur", "Sempal Guyon", "Saha?", "Ngatrok", "Kareta Api", "Istri Tampikan", "Si Kabayan", "Si Kabayan jeung Raja Jimbul", "Aki-Nini Balangantrang", "Pangeran Jayakarta", "Nyai Dasimah". 

- Pangajén ka Mang Koko.

Mang Koko ginuluran seueur pangajén, boh anu asalna ti pamaréntah, lembaga atawa organisasi masarakat (LSM), upamana baé: Piagam Wijayakusumah (1971), salaku pangajén pangluhurna ti pamaréntah puseur (id: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan) dina kategori "Sebagai Pembaharu dalam Bidang Seni Karawitan".

Tina riwayat ringkes kahirupan Mang Koko, urang patepang jeung hiji manusa anu enggeus masrahkeun jiwa, raga jeung bandanna pikeun kahirupan jeung kalanggengan seni, hususna seni Sunda. Jembarna, pikeun anjeunna, merenah upami urang ngaleleran gelar salaku "pahlawan panglelemes jiwa". Sabab, sakumaha kasauran anjeunna keneh dina salah sahiji kawihna, seni téh ngarupakeun panglemes jiwa.

Cag ah,
Baktos simkuring: Lilis Mayasari/ LieZMaya anu nuju murukusunu sono ka lembur indung
:
- Di cutat Ti Wikipédia, énsiklopédia bébas basa Sunda.
- Gambar ti: Datasunda.Org

Biantara Ngeunaan Ngalestarikeun Kasenian Jawa Barat


 Biantara Ngeunaan Ngalestarikeun Kasenian Jawa Barat

Assalamu’alaikum Wr.Wb
Sateuacanna hayu urang panjatkeun puji sareng syukur ka gusti Allah SWT. Anu atos maparinkeun rahmatna ka urang sadaya dugi ka tiasa kumpul di ieu tempat. Henteu hilap,shalawat sarta salam hayu urang curahkeun  ka jungjunan urang sadaya Nabi Muhammad SAW, kulawargana, sahabatna,sareng umatna nepi ka akhir zaman 
Hadirin anu di pikahormat,Dina dangeut ieu, simkuring bade ngabahas ngenaan pentingna urang sadaya ngalestarikeun kasenian tradisional,terutamana kasenian tarianna. Kasenian nyaeta salah sahiji tina kabudayaan urang. Kasenian daerah masih keneh eleh saing ku kasenian modern,kusabab kitu, diperlukeun pambelaan anu tiasa ngalestarikeun kapopuleran-nana di di zaman globalisasi anu makin maju.Atos waktosna Indonesia tiasa leuwih dikenal ku dunia luar, kusabab budayana anu beunghar sareng unik. Salah sahiji budaya anu kudu dilestarikeun nyaeta tarian khas daerah. 
 Indonesia ngagaduhan ragam tari khas daerah anu teu acan tangtu sadayana jalmi ngenal hiji-hiji eta tarian. Salain ti budayana, di Indonesia beunghar ku ragam kasenian anu wajib di lestarikeun ku urang sadaya , khususna urang Jawa Barat. Di Jabar oge, aya sakitar 300 jenis kasenian. Aya tilu jenis tarian tradisional asal Jawa Barat nyaeta tari merak, topeng, sareng tari jaipongan anu ngagaduhan popularitas anu kasohor di mancanegara. Jawa Barat ngupayakeun, tiasa nampilkeun seni budaya nu sanesna di luar nagri.Tari jaipongan anu kasohor pisan ngagaduhan ciri khas nyaeta ditarikeunna ku keceriaan, humoris, semangat, spontanitas, sareng kasederhanaan. Jaipongan tiasa masihan konstribusi anu seeur ka para panggiat seni tari supadaos tiasa leuwih aktif ngagali jenis tarian rakyat anu sateuacanna kirang diperhatikeun.
Tari jaipongan, di manfaatkeun ku para panggiat tari jang nyelenggarakeun kursus-kursus tari jaipongan. Tari topeng,disebat tari topeng kusabab panari-panarina nutupkeun rarayna ngagunakeun topeng. Tari topeng ngagaduhan ciri khas nyaeta gerakan panangan anu lembut ku panari anu gareulis, anu diiringan ku alunan musik rebab jeung kendang. Sedeungkeun tari merak nyaeta tarian anu ngalambangkeun gerakan-gerakan ti burung merak sareng gerakan panangan anu gemulai sareng iringan gamelan anu jadi ciri khas tari merak. Ku kituna urang kedah tiasa ngalestarikeun kasenian daerah, khususna daerah Jawa Barat supaya eta budaya teh teu leungit ku kaayaan zaman anu makin maju.
Rupina sakitu nu kapihatur, hapunteun bilih aya kalepatan atanapi kalimah anu teu merenah kanu manah.
Wabilahi Taufik Walhidayah Wassalamualaikum Wr.Wb 

Nama : Siska Islami Nadhio
Kelas : IX-A
SMPN 1 Cianjur 

Universitas Putra Indonesia (UNPI)

Universitas Swasta Berkualitas di Cianjur ?  UNPI Jawabannya... Dibanding dengan kota lain di Jawa Barat, Cianjur mungk...